gonaku


SEJUTA PESONA DIBALIK NUANSA AIR DAN CAHAYA “PELANGI”
September 23, 2010, 4:12 am
Filed under: Uncategorized

IPTEK

SEJUTA PESONA DIBALIK NUANSA AIR DAN CAHAYA

“PELANGI”

Oleh: A. Syarif S.

Lalu kamu melihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira

(QS. ArRum: 48)

Pelangi adalah fenomena alam yang berkaitan erat dengan matahari dan hujan di langit. Pelangi memiliki keindahan natural yang menghiasi langit setelah hujan turun. Ia membentang luas diantara dua sudut di langit, membentuk satu busur panjang yang terdiri dari spektrum warna yang memikau.

Terjadinya pelangi tidak terlepas dari siklus hidrologi, yaitu siklus perputaran air di bumi dan di langit. Karena panas matahari, molekul-molekul air di permukaan bumi menguap ke atas. Proses ini disebut evaporasi.

Adanya suhu yang dingin di langit membuat molekul-molekul air menggumpal menjadi awan yang dikenal dengan awan kumulonimbus. Peristiwa pembentukan ini disebut kondensasi. Di langit, awan kumulonimbus tertiup angin yang mendorong molekul-molekul air jatuh ke bumi. Inilah hujan yang kita kenal.

Satu situasi yang tidak biasa terjadi adalah sinar matahari yang bersinar berbarengan dengan hujan mengakibatkan terjadinya peristiwa pembiasan. Titik-titik air di sini berperan seperti halnya prisma kaca. Sedangkan prisma kaca sendiri memiliki kemampuan membiaskan cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna) menjadi cahaya monokromatik  yang membentuk spektrum.

Sebab pembiasan inilah, manusia yang berdiri diantara matahari dan pelangi (matahari di belakang dan pelangi di depan) dapat menyaksikan spektrum raksasa yang terdiri dari merah, jingga, kuning, hjau, biru, nila dan ungu. Tujuh warna tersebut pada hakikatnya adalah warna cahaya matahari yang terbiaskan.

Sebagai seorang muslim, kita dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk mengucapkan kalimat tasbih ketika menyaksikan keindahan dan ketakjuban kita pada hasil penciptan-Nya. “Subhanallah zat yang kuasa menjadikan apapun yang dikehendaki-Nya  supaya manusia mau berfikir dan belajar. Firman Allah, “Afala ta’lamun?”***sun,5-9-10

About these ads

Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: